www.saintswithunschurch.org

Berita Kesehatan dan Pengobatan Tradisional Indonesia

Khasiat Cabe Beserta Efek Sampingnya

Khasiat Cabe Beserta Efek Sampingnya
manfaat cabe

manfaat cabe

Tentunya kita semua sudah mengenal bumbu yang memiliki rasa pedas ini, tetapi khasiat cabe sebenarnya tidak perlu diragukan lagi. Ada banyak manfaat yang bisa kita rasakan dari jenis bumbu masakan yang satu ini. Cabe memiliki rasa pedas yang bisa menambah semarak makan anda. Biasanya masyarakat menggunakan cabe sebagai bahan baku sambal atau masakan lainnya. Ada beberapa jenis cabe, yaitu cabe hijau, cabe rawit, cabemerah, cabe keriting, dan lain sebagainya. Meskipun memiliki sensasi rasa pedas yang tidak jarang membuat orang yang memakannya menjadi sakit perut, tetapi cabe sebenarnya mengandung banyak vitamin yang berguna untuk manusia. Bagi anda yang merasa penasaran, berikut ini adalah beberapa khasiat dan manfaat yang bisa didapatkan dari cabe.

Manfaat si Pedas Cabe
Belum terlalu banyak orang yang mengerti akan khasiat cabe. Ternyata salah satunya adalah sebagai anti iritasi. Cabe, khususnya cabe rawit, mampu membantu untuk meredakan tenggorokan kering, batuk, dan bahkan diare. Cabe rawit juga sekaligus membantu untuk memecah dan mengeluarkan lendir. Jika lendir sudah keluar maka biasanya akan diikuti dengan pemulihan dari flu. Bagi anda yang sering migren, ternyata cabe bisa digunakan untuk mengatasi hal ini. Serbuk cabe memiliki kemampuan dalam mestimulasi respon rasa sakit pada bagian tubuh yang berbeda. Akhirnya otak mengalihkan perhatian ke lokasi baru yang terasa sakit. Akibatnya seiring dengan munculnya reaksi rasa sakit ini, syaraf mengosongkan cairan P dan persepsi rasa sakit yang muncul akibat migren berkurang.

Selain itu, ternyata cabe membantu proses detoksifikasi. Cabe khususnya jenis cabe rawit dikenal sebagai stimulan peredaran darah. Cabe rawit mampu untuk meningkatkan denyut lymphatic dan rime pencernaan. Dengan memanaskan tubuh, proses detoksifikasi alami tubuh dipersingkat. Cabe juga membuat tubuh menjadi berkeringat. Dengan berkeringat maka tubuh akan mengalami proses detoksifikasi. Untuk merasakan khasiat cabedalam mendetoksifikasi, anda bisa membuat teh cabe yang digabung bersama lemon dan madu. Minuman ini bisa diminum ketika pagi dan akan menjadi sangat baik untuk detoksifikasi secara menyeluruh.

Tidak hanya dapat membantu dalam detoksifikasi, siapa yang menyangka bahwa cabe bisa membantu melancarkan pencernaan. Hal ini berkat kemampuan cabedalam menstimulasi sistem pencernaan, meningkatkan arus produksi enzim dan asam lambung. Sehingga tubuh pun terbantu dalam proses metabolisasi makanan dan racun. Serbuk cabe juga membantu dalam mengeluarkan gas dalam tubuh. Selain itu, serbuk cabe juga turut membantu dalam menstimulasi gerakan peristaltic perut sehingga proses asimilasi dan eliminasi pun dapat terbantu. Cabe juga memiliki sifat anti inflamasi. Dimana sifat cabe yang satu ini dapat dimanfaatkan untuk pengobatan arthritis, diabetes, psoriasis, dan kerusakan syaraf yang berhubungan dengan herpes. Satu lagi khasiat cabeyang juga penting bagi pencernaan, yaitu memberikan stimulan dalam memproduksi air liur.

Meskipun ada begitu banyak khasiat cabe yang baik untuk kita, tetapi tetap saja bumbu masakan yang satu ini memiliki efek samping yang kurang baik untuk manusia. Cabe memiliki kandungan capsaicin yang memberikan karakter kuat yang pedas. Bila dimakna secara berlebihan, justru dapat menyebabkan iritasi parah dan sensasi panas pada mulut, lidah, dan tenggorokan. Capsaicin pada awalnya hanya akan memunculkan peradangan lokal yang terjadi setelah kontak dengan selaput lendir halus di rongga mulut, tenggorokan, dan perut. Tetapi lalu sensasi terbakar parah yang dianggap panas mulai berujung saraf bebas di mukosa.

Menyentuh mata menggunakan tangan yang habis memegang cabe juga kurang baik. Mata bisa terasa panas dan perih. Untuk mengatasi hal ini, anda bisa membasuh mata menggunakan air dingin. Di dalam cabe juga ditemukan senyawa kimia tertentu, seperti aflatoksin yang diketahui dapat menyebabkan gangguan perut, hati, dan usus besar. Melihat efek samping dari cabe tersebut, sebenarnya dapat sudah kita simpulkan. Bahwa konsumsi cabe tetap diijinkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi jangan sampai melewati batas atau terlalu berlebihan. Sehingga tubuh tetap mendapatkan khasiat cabe yang dibutuhkan tetapi jangan sampai mengalami efek samping yang kurang baik.

sumber : www.chilly.in

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *